Spirit Words For Jilbaber

Kata Cowok Tentang Akhwat Berjilbab

( Diambil dari buku Gara-Gara Jilbabku? By Asma Nadia, dkk. )

 

Seandainya jilbab bukan kewajiban, bagi saya jilbab tetap memberi keindahan yang lain. Tapi sayang, masih ada yang melihat jilbab disisi syar’i semata. Mereka tidak peduli dengan warna, motif apalagi bentuk. Apakah warna, motif dan bentuk merupakan keharusan berjilbab? TIDAK. Tapi, kenapa harus alergi dengan penawaran-penawaran seperti itu? Tuhan menciptakan keindahan dalam bentuk wanita dengan segala batasan-batasannya. Kita menjaga dan menambah keindahan itu dengan segala batasan-batasannya.

( Biru laut, penulis buku Aku Begitu Mencintaimu)

 

Kalo ingat masa SMA, akhwat berjilbab terlihat lebih terjaga, menyejukkan pandangan dan Insya Allah bisa diandalkan. Kalau ada, saya pesan satu ya? He he he.. serius nih.

( Widhi Saputro, illustrator)

 

Cewek berjilbab itu.. cantik tenan, Rek! Yap mau keningnya lebar kayak pematang sawah, mau hidungnya pesek kayak ragi masuk angin, mau pipinya jerawatan kayak korban perang bintang, bagi saya mereka tetap cantik. Inner beauty yang keluar dari cewek berjilbab bukan bernama fisik, tapi bernama iman dan pemahaman yang dalam. Lagipula, saya yakin cewek berjilbab lebih dihargai Allah ketimbang yang tidak. At least, karena mereka patuh pada titah Allah SWT, bukan semata keinginannya saja.

( Asa Mulchias, Penulis buku Kuntilanak, Here I come!)

 

menyamaratakan semua jilbabers adalah sebuah kesia-siaan. Persamaan mereka adalah mereka rela menutup aurat untuk menjalankan perintah Tuhan. Kalau mereka juga menjilbabi hati dan akhlaknya, ini adalah plus kedua. Dan beberapa orang, setelah berjilbab menjadi lebih cantik penampilannya, ini adalah bonus. Tapi cantik prilakunya, itu adalah buah manis. Ikuti mode, tentu saja boleh. Bersikap tegas, tentu saja boleh.

Satu lagi, jangan galak-galak ya? J Asyik-asyik aja gitu..

( Ekky al-Malaky, P, Penulis buku Protes, protes, protes)

 

cewek berjilbab itu kayak kue yang dibungkus plastik. Kesannya lebih mahal. Beneran. Sumpah!

( Adji, Penulis buku Pelangi Hati dan Will U Marry Me? )

 

RUMAH SAKIT! Begitu yang terlintas di kepala, setiap aku ketemu sama cewek berjilbab. Lho, apa hubungannya? Jelas ada! Rumah sakit selalu berada dalam keadaan steril. Begitu juga cewek berjilbab, steril dari keinginan laki-laki untuk memandang secara berlebihan. Kecuali keinginan untuk… menikahi! Hihihi… maklum dah, namenye juga masih jomblo!

( Denny Prabowo, Penulis buku Pemuda dalam Mimpi Edelweiss)

 

aku suka cewek cantik dan pinter. Suka ngelaba-ngelaba kecil. But, with jilbab, serasa ada jarak yang enggan kutembus. Berjilbab means dia komit penuh to what she trust. Aku jadi hormat.

( Wedha, Ilustrator dan Disainer)

 

Dimata saya, jilbaber itu menghadirkan rasa adem, kagum, pokoknya semua yang baik-baik hadir di perasaan saya setiap lihat jilbaber. Ada nilai plus-nya lah. Terlebih, saya langsung merasa sebagai saudaranya. Jangankan mau macem-macem, orang lain yang menggoda pun, sepertinya saya ingin turun-tangan untuk menjaganya. Di depan mata saya, nggak ada yang boleh mengganggu dia, karena dia telah menjaga dirinya dengan menunjukkan identitasnya sebagai muslimah, sebagai saudara saya. Jadi kalo ada yang menggoda, nakal, iseng ataupun macem-macem sama jilbaber, berarti dia harus berhadapan dengan saya.

( S. Gegge Mappangewa, Penulis buku Kupu-Kupu Rani)

 

ya, kalau menurut pribadi Ali sendiri, selain seneng karena hari gini masih ada cewek yang mau menjaga auratnya, cewek berjilbab itu lebih sejuk dilihatnya, selain juga menjauhkan cowok dari pandangan yang nggak semestinya. Tapi nggak ngilangin juga unsur-unsur seninya. Karena seni itu indah dan Allah suka akan keindahan.

(Ali Ichsan, illustrator)

 

jilbab itu bikin cewek keliatan cakep, asal makenya bener. Jadi, kita mandangnya nggak macem-macem. Cewek berjilbab rapi lebih enak diajak berinteraksi.

( Koko Nata, penulis buku No Hp No Cry)

 

salam jilbab,

kalau menurut gue, cewek yang memakai jilbab itu keren banget lho ( lebih-lebih dipandang dari kacamata islam). Tapi yang nggak enaknya kalo ngeliat cewek sekarang memakai jilbab tidak pada tempatnya. Memakai jilbab sekaligus mengenakan pakaian super ketat, sehingga lekuk-lekuk tubuhnya membayang. Kan sama aja tuh! Lagipula gue kurang setujujilbab sering dimodis-modisin, sehingga cenderung mengundang hasrat negative. Segitu aja. Bagi cewek berjilbab; “berjilbablah selayaknya berjilbab!”

( Rifan)

 

Cewek berjilbab tau menghargai dirinya. Dia juga bikin cowok deg-deg an. Soalnya makin banyak misterinya.

( Gola Gong, penulis buku Hari Senjakala )

 

jilbab tak pernah mampu menyembunyikan kecantikan seorang wanita. Jilbab justru makin menegaskan kecantikan, kelembutan, kesalehan dan pesona wanita.

( Irwan Kelana : cerpenis, novelis dan wartawan harian umum Republika)

 

Gw suka ama cewek jilbab. Apalagi anaknya pinter. Tapi kadang suka risih kalo liat cewek jilbab, gaun ketat n bawahnya street. Tapi lagi gw nggak suka cewek jilbab yang terlalu gombrang gitu. Kesannya kayak emak-emak. Menurut gw, boleh dong pake jilbab gaya, asal pas n enak diliat. Rapi, gitu lho…

( Zaenal Radar T. , Cerpenis)

 

My Own Words

pake jilbab tu nyaman, aman dan tenang. Rasanya lebih terpelihara. Kalo masalah terlihat lebih anggun, cantik, adem, sejuk dll (yang bisa bikin para jilbaber GR-GR gimannaaa gitu ya, ) itu hanyalah efeknya saja. Yang jelas tidak hanya sekedar berjilbab, lebih dari itu ada proses perbaikan diri, pemeliharaan prinsip dan pendalaman syariat biar seimbang luar dalem, ya nggak?!. Sosok jilbaber emang sering diidentikkan dengan nuansa kesolehan. Fine-fine ajah! Malah bisa jadi motivasi untuk terus mengembangkan diri menjadi the Real Jilbaber. Buktikan bahwa jilbab tidak membuat qt nampak Jadul, lusuh dan porak poranda ( hihi.. apa-apaan sich!) tapi qt bisa tampil menarik ( dibingkai pesona Islami yang syar’i). tampil menarik gk harus cantik kok… asal matching, rapi dan pas Insya Allah be good looking- lah.

Trus, kok masih sering di suit-suitin sich! ( hehe.. emang iya juga), dah pake jilbab pun masih suka diusilin. Entah apa yang ada dalam pikiran mereka. But don’t worry, baca do’a aja: Audzubikalimatillahi Tammati min Syarri makholaq ( Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya). Nah, gimana, aman khan?!. Masih gk mempan juga? Baca Audzubillahi Minasyaithonirrojim juga boleh hehehe…

Anyway, kalo ada yang mo nambahin celotehan tentang jilbaber, kasih daaahhhh!!!

Responses

  1. jujur..aq blum bisa bener2 berjilbab dengan bener..
    but seiring berjalanya waktu,aq berusaha untuk memperbaiki jilbabku..
    terkadang aq pengen nyoba bwt pake jilbab gaul..
    yah,,semacam yang dililitkan di leher gitu,,
    tapi rasanya..
    aduh,,gag nyaman banget,,
    lagipula bagian dada pun gag tertutup ama jilbab..
    risih banget dech,,
    so q salut baget ma cew2 yang mau pake gamis..
    tapi q blum siap buat itu..
    hehe…

  2. aduh….susah bgt klo ngebiasain diri buat pake rok….mang sebenernya tuch boleh g sich pke celana aja??? masih bimbang, ada yang bilang boleh, kadang juga ada yang bilang klo pake clena keliatan “seksi”…duh, segitu seremnya ya?????

    • nyantai aja mbak.. proses itu butuh waktu, butuh ilmu, butuh komitmen, butuh semangat, butuh hidayah🙂
      yang terpenting adalah Jangan Berhenti Berproses Mencari hingga menjadi pribadi yang lebih baik lahir batin.. Met Berjuang ukhti yang Insya Allah disayang Allah. suatu hari mbak akan bisa membuat keputusan sendiri tanpa rasa bimbang lagi, tanpa ngerasa ribet. pokoknya ikhlass Lillahita’ala. Amiinnnn

    • saya bukanlah seorang ikhwan yang baik. dan jauh dari keseharian ikhwan yang alim. tapi mata ini lebih sejuk dan tak berani memandang akhwat yang berjilbab. saya berdoa, semoga Allah memberi hidayah bagimu dan bagi akhwat lainnya untuk menutup aurat dengan sempurna. Amiin

  3. emmm.. saya kagum dengan teteh2 yang dapat mengenakan jilbabnya dengan sebaik baiknya…
    dan saya berharap kelak saya dapat seperti itu amin….
    semoga ilmu,komitmen,smangat,dan hidayah itu ada terus bersama ku yang masih sangat minim ilmu agamanya…

  4. aku bangga pake jilbab besar ^^ alhamdulillaah

  5. Jilbab ya…

    Sulit kuungkapkan semua apa yang ada dalam hatiku. Yang bisa kutuliskan hanya… “tolonglah ukhti, kenakan jilbabmu…”
    Sungguh aku ngg melihat sedikitpun sisi kekurangannya… indah… cantik… sopan… syar’i… apa lagi…?

    ah… aku sangat menyayangkan hari gini masih ada muslimah yang ngg berjilbab… ckckckkk…. rugi bener…

  6. ABG (Akhwat Berjilbab Gede)……..
    hmmmmmmmm……
    I’m Proud to be ABG….
    ^_^

  7. s7 teh…..
    krn yg qw tau,
    perbedaan prempuan ya mmakai n tdk mmakai jilbab,,,,, perempuan yg tdk mmakai jilbab sperti stangkai bunga yg indh d lht, sdangkan perempuan yg mmakai jilbab sperti sbutir mutiara,mngkin trlihat lbih indh stangkai bunga drpd sbutir mutiara, tp stangkai bunga mdh rsak oleh kumbang. sdangkan sbutir mutiara tk mdah d dpt, kdang jauh d dsar laut, kdang jg d dlm seekor tiram, tp mutiara tk mdah untk hncur n rsak, jg lbih brhrga n trpelihara k indhanya.

  8. Like… (ooD)”

  9. alhamdulillah saya sudah berjilbab dan alhamdulillah bisa dibilang lumayan panjang… perilaku saya mungkin memang belum sebaik apa yg saya kenakan. tapi dengan pakaian dan jilbab panjang saya, saya lbh termotivasi untuk jd lbh baik dn baik lg.. insyallah… then,, jilbab memberi saya motivasi dn mengajari banyak hal tentang nilai iman dn keistiqomahan insyallh.. semangat terus para akhwat kekasih Allah..

  10. Seharusnya wanita yang baik, yang selalu mendapatkan ridho dr Allah, ialah wanita yang dengan ikhlas memapai jilbab dan trus berkomitmen untk menjaga jilbabnya, serta mengajak teman wanitanya yg lain untk mengikuti perintah Allah ini adalah wanita yang sangat beruntung krn ia telh menyebarkan kebaikan dan mencegah dr kemunkaran.
    Syukron Ukh atas meteri yg anti paparkn di atas smoga dr hal ini banyak wanita2 khususnya dsekitar kt untuk mengikuti printah Allah didalam menjaga aurat2 mereka…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: