Up close and Personal

Assalamualaikum everyone…

Panggil saja saya Nia🙂

Saya dilahirkan di sebuah kota kecil di kepulauan Sumatera bagian Selatan. Yah.. disebuah kota kecil yang mungkin biasa-biasa saja di mata makhluk Tuhan yang lain, tapi sangat bermakna dalam perspektif retina mataku (cieee..) .

Saya di besarkan dalam pelukan hangat keluarga yang sederhana namun begitu menyayangi, terlebih-lebih memperhatikan, hingga saya merasa aman dan terlindungi (meski kata banyak orang cenderung overprotected😀 ). pun begitu tidak juga membuatku krisis kebahagiaan. Toh dalam hidup kita selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan; apakah saya harus terus berangan-angan menikmati hidup di luar jangkauan realita dan berakhir dengan mengutuki keadaan yang sebenarnya. Ah tidak.. mana boleh itu. Saya memilih mencintai tiap hal yang ada pada diriku dan menikmati indahnya hidup diatas bumi yang ku pijaki saat ini.

 

Bagi saya, hidup adalah metamorfosis yang harus dijalani dengan mencontoh kesabaran ulat. Tak nyamankah.. sakitkah.. bosankah atau perjalanan waktu menuju kebahagiaan terasa begitu lambat. Tapi lihatlah, ulat tak pernah berhenti berproses. Tujuannya jelas: menjadi kupu-kupu yang indah dengan berbagai keistimewaan. Kapan? BERSABARLAH.

 

Tak dapat dipungkiri, terkadang helaan nafas terasa berat dirasa saat dunia kecil saya dihujani masalah, terbebani muatan kesulitan dan kemarau kemudahan. Seberat-beratnya hirupan nafas, tak seharusnya membuat kita berhenti bernafas. Berhenti berarti memilih mati. bersih atau kotor keadaan udara yang akan kita hisap, itulah yang harus kita jalani setiap harinya dan tak selamanya udara itu kan terus berpolusi..

 

Saya mencoba melengkapi hidup selengkap-lengkapnya dan memampukan hidup semampu-semampunya. Dan akhirnya, akan bermuara pada-Nya.

Allah adalah pelabuhan hatiku. Pasrah hidupku tergenggam oleh-Nya. Saat aku tak bisa memilih maka Dia lebih tahu pilihan terbaik bagiku.

 

Kesimpulannya sederhana saja. Saya hanya seorang yang sederhana🙂

 

My network is like a gardener and I am a gardener. The meaning of my life is reflected by how well I manage my garden… I seek strenght not to be greater than others but to fight the greatest enemy ” MY SELF”. When we are foolish we want to conquer the world, when we are wise we want to concuer ourselves..🙂

Responses

  1. Saya juga tukang kebun. Sayangnya tanaman bunga saya pada mati, yg tumbuh malah rumput2 liar.🙂
    Salam kenal.

  2. the hero never call himself hero but he always wish to become the hero

  3. Asslm..
    Salam kenal buat yg empunya Blog…:-) tetp semangat….

    By ank Llg..jugo ni…hee2 kito tukeren link yuk ?,,

  4. Assalamu’alaykum.
    Salam ukhuwwah. Isi blognya bagus-bagus..
    Semangat terus ya, da’wah lewat tulisannya.🙂

  5. Tetap jaga izzah dan iffah ya ukh …
    agar jadi muslimah yang tetap istiqomah…
    Insya’Allah

  6. Assalamualikum wr.wb

    Tulisan blognya bagus2, semoga keep istiqomah berdakwah lewat dunia maya ini…

    Bila ada kesempatan ditunggu balasannya ke blog saya di :http://herdy07.wordpress.com

    Salam ukhuwah….

    Wassalam…

  7. kota kecil tapi wawasan besar, barakallahu fiik


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: