Oleh: niadp | November 14, 2008

Tentang Cinta

Cinta adalah…..

Ada yang mengatakan :

Cinta bukanlah sekedar kata-kata yang diucapkan dan ia tidak memiliki definisi yang permanen. Ia adalah lautan air matamu dari pantai mataku dan sunggingan senyumku di sudut bibirmu. Ia adalah passport yang membawa kita ke negeri antah berantah dan pada waktu yang tidak tertentu. Ia seperti udara, kita hidup didalamnya dan kita dapat merasakannya, namun kita tidak bisa melihatnya. Ia seperti sidik jari, kita tidak mungkin terlepas darinya. Seperti parfum, ia masuk ke setiap hidung kendati hidung orang yang tidak menginginkannya. Ia adalah satu-satunya tamu yang kita bukakan setiap pintu dan jendela untuknya dan kita menunggunya dengan tidak sabar sambil membentangkan kedua tangan dan biasanya ia tidak datang.

 

Ia keluar dari medan magnetik menuju tempat dan dari ruang sejarah menuju masa. Ia adalah sesuatu yang jernih tidak terlihat mata, akan tetapi dapat dipahami hati. Ia adalah perasaan yang bening yang pengaruh-pengaruhnya jelas pada perasaan dan terefleksi pada prilaku-prilaku orang yang saling mencintai sehingga terlihat jelas sejauh mana ketergantungan mereka satu sama lain. Ia adalah kenikmatan yang paling manis, akan tetapi kendati manis ia adalah bencana dan malapetaka.

Laki-laki menyukai dari cinta akan pengaruh-pengaruhnya sedangkan wanita menyukai dari cinta akan kalimat-kalimatnya dan pengaruh-pengaruhnya.

 

Jiwa yang tidak ada sinar cinta di dalamnya adalah jiwa yang tidak mengetahui apa makna cinta yang sebenarnya.

Dengan cinta, aku telah mengenal diriku dan dengan cinta aku telah mengenal Allah.

 

Cinta adalah sebentuk tindakan, yang intinya adalah memberi dan memberi dengan tujuan agar orang yang dicintai lebih baik dari waktu ke waktu.

-Anis Matta,Lc–

Cinta adalah lautan api dimana sang pecinta harus rela mengarunginya

–Hikmah Naqsabandiyah-

Cinta yang lahir dari keinginan mendapatkan kesenangan sesungguhnya bukanlah cinta – Imam Al Ghazali-

Kata Ustadz Cinta ( Restu Sugiharto) Kalo Kamu Jatuh cinta sebaiknya:

  1. Jangan tergesa ungkap cinta

“ Tergesa-gesa itu adalah perbuatan atau langkah setan”. So, tergesa-gesa merupakan langkah konyol yang hanya akan merugikan diri sendiri, padahal kita belum tahu persis tentang siapa dia, gimana sifatnya, baikkah orangnya dsb. Ingatlah bahwa apa yang menurut kita baik belum tentu baik menurut pandangan Allah. Iya khan?!

 

  1. Jelaskan dulu mengapa sampai jatuh cinta

Jika kita jatuh cinta, uraikan dulu mengapa kita sampai jatuh cinta. Ini penting untuk mengetahui alasan kita jatuh cinta bisa diterima akal sehat dan syari’at atau nggak. Jikalau memang bisa, ya boleh ditindaklanjuti tapi kalo nggak ya musti di CUT. Berikut adalah alasan-alasan syar’I yang memungkinkan kita melanjutkan “titipan rasa” kita:

          Bukan karena nafsu

“ sesungguhnya syahwat itu dapat mengubah raja menjadi budak, sedangkan kesabaran itu dapat mengubah hamba menjadi raja. Bukankah Anda melihat kisah YUsuf dan Zulaikha”.

Jika kita tidak hati-hati nafsu cenderung pada yang bersifat fisik, padahal sesuatu yang bersifat fisik itu tidak abadi. Misalkan mencintai karena kecantikan, maka lambat laun kecantikan itu akan pudar. Remember, a wise man saying: beauty is just skin deep. Kecantikan bukanlah prioritas karena setelah berkeluarga yang terpenting adalah kesetiaan, kejujuran, kedewasaan, kesungguhan menjaga harga diri dll. Setuju??

          Memenuhi empat hal

Orang yang kita cintai itu harus memenuhi kurang lebih 4 hal seperti kata Rasul: cantik/cakep hatinya, kaya batin/dewasa, baik nasabnya/keturunannya dan bagus keberagamannya ( meliputi akidah, ibadah, akhlak dsb).

“wanita dinikahi karena empat hal: karena kecantikan, karena hartanya, karena keturunannya dan karena agamanya. Maka prioritaskanlah karena keteguhan agamanya”.

Bagaimanapun bentuknya, agamanya-lah yang kita jadikan skala prioritas. Yang the best tu kalo bisa memenuhi seluruh kriteria di atas –cantik,kaya,keturunan hebat,dewasa dan agamanya bagus- (Four in one) tapi itu juga ada syaratnya : “yang ditaksir mau juga”, soalnya kemungkinan besar dia nyari-nya yang Four in One juga hehe..

  1. Jamin cintamu karena Allah

Dalam Islam, diperbolehkan mencintai siapapun asalkan niatnya karena Allah. Maksudnya, tidak mencintai seseorang kecuali mengharap Ridho Allah dan tidak mengharap yang lain.

Cinta adalah sebentuk tindakan, yang intinya adalah memberi dan memberi dengan tujuan agar orang yang dicintai lebih baik dari waktu ke waktu.

-Anis Matta,Lc–

contoh mencintai karena Allah: tak ada keinginan kecuali mengharap Ridho Allah disertai mendorongnya menjadi orang baik, mendo’akan jika ia  masih maksiat, mendampingi jika ingin tobat, mendidik bila masih bodoh disertai penjagaan niat dari pikirang yang macem-macem kecuali jika Allah benar-benar menakdirkannya menjadi pendamping kita.

 

  1. Jaga agar cinta tetap suci

Cinta yang suci adalah cinta yang diniatkan semata karena Allah. Caranya? Hindarilah semua perbuatan yang notabene termasuk langkah-langkah setan, sehingga menutup kemungkinan bagi setan untuk menggoda dan menjerumuskan kita. Yang harus kita hindari setidaknya ada 4 hal yaitu: khalwat (berduaan), ikhtilath ( bergaul bebas tanpa hijab), bersentuhan dengan sengaja, serta berkomitmen yang nggak-nggak diluar rasio ( misalkan bersumpah sehidup semati dsb).

Yakinlah bahwa Allah pasti memberikan yang terbaik manakal kita berani “tampil beda” dari remaja lain yang umumnya masa bodoh dengan kesucian cinta. Perluaslah wawasan terutama yang berkaitan dengan etika pergaulan muda mudi.

Berat ya menjag cinta agar tetap suci? Ini belum seberapa lho.. jika dibandingkan “cinta suci” versi Ulama Sayyid Qutub yang sampai akhir hayatnya belum juga menemukan “cinta suci” yang di cari. Seorang Sayyid Qutub mendamba seorang gadis yang tidak hanya terjaga secara fisik tapi juga hatinya. Dia ingin belum ada lintasan hati tentang wujud seorang laki-laki pun di relung hati sang gadis. Hati sang gadis harus bersih dari “virus merah jambu” yang menyapa. Hmmm.. adakah? Asli!! Berat kriterianya (ngaku deh..dikit-dikit pasti ada nyelip lintasan hati yang cenderung pada satu sosok, iya khan, don’t be shy like a kitten, itu kan fitrah).

  1. Jajaki lewat persahabatan

Dalam islam, ketika kita jatuh hati maka penjajakan boleh dilakukan asal lewat jalur yang bebas hambatan setan dan tanpa resiko yaitu jalur persahabatan. Why? Penjajakan lewat pacaran justru lebih banyak mudhoratnya daripada manfaat. Keuntungan melakukan penjajakan lewat persahabatan diantaranya:

          kita bisa tahu perilaku nya yang “asli” bukan yang semu. Kalo lewat pacaran cuma dapet tampilan yang baek-baek aja.

          Insya Allah terhindar dari kekecewaan. Kita tidak akan kecewa apalagi stress karena dalam persahabatan tidak ada ikatan apa-apa.

          Terhindar dari murka Allah. Kita kan dilarang mendekati zina seperti berlama-lama sling pandang, asyik berduaan ke sana kemari, saling bersentuhan dengan sengaja dan sebagainya.

          Kita bisa bebas memilih dan leluasa menyeleksi calon kita. Semakin luas persahabatan kita, semakin besar peluang untuk menyeleksi.

 

  1. Jangkau langkah selanjutnya

Jika dari sekian milyar lawan jenis yang sudah dijajaki ada yang mantap di hati, istikhorohlah (sholat dua rakaat dan berdo’a minta dipilihkan yang terbaik). Kalo sudah istikhoroh dan sudah konsultasi ke berbagai pihak (ortu, teman dan lain-lain) segera nikahi atau jika belum berani karena masih kuliah atau belum ada pekerjaan maka di lamar saja dulu (khitbah). Tapi inget meski sudah di khitbah bukan berarti “udah halal”, seperti kata munsyid In-Team: sebelum di ijab qabulkan, syariat tetap membatasi”. Trus kalo Walimahan jangan lupa ngundang-ngundang jangan ngumpet-ngumpet (kayak selebritis tuh suka ngumpet-ngumpet), undang juga Team Nasyid In-Team ya.. Tim Nasyid Favorit saya tuch..

 

(tulisan ini didekasikan khusus buat akhwat-akhwat Rohis SMA-1-Llg—– meski tak terlaksana, Just Keep FiGhT.. Miss U all )


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: