Oleh: niadp | Oktober 9, 2008

The Journey of My Soul

Saat aku merasa sendirian.. saat aku merasa “ kurang beruntung”, saat aku merasa aneh, saat hati ingin berontak, saat aku berada di persimpangan dilemma, saat aku menginginkan sesuatu : PERUBAHAN layaknya orang lain yang selalu menjadi lebih baik dari hari ke hari. Lalu, berbagai tanya muncul ketika aku tak mampu melukis tentang diriku sendiri. Aku seperti tak mengenal diriku sendiri. This is called as The Journey of My Soul… tiba- tiba saja aku merasa banyak dosa, banyak cela dan butuh introspeksi diri lagi. Sejauh ini berpijak di bumi, pastilah telah banyak berbuat sesuatu yang mengecewakan dan menyakiti perasaan makhluk Allah yang lain😦

 

Akhirnya, mencoba sedikit jajak pendapat. Tanya sana sini via sms: Jujurlah! Selama mengenalku, apa sih yang paling nggak disenengin dari aku??. Singkat tapi bener – bener bikin yang di sms in rada kelimpungan dan bertanya-tanya. Sms singkat itu dikirim ke semua orang yang lebih sering berinteraksi denganku ( mulai dari partner kerja, temen-temen sekolah, keluarga dsb). Hasilnya,, Mmmm.. Yummy ( Nyambung nggak sih..). Desiran halus menyelimuti setiap membaca “tiap respon” yang datang. Beberapa membuat aku merasa ditampar, dicubit, pahiiittt dan rada nyelekit tapi baik untuk perbaikan diri. Sesaat aku merasa sakit karena sempat terlontar kata “ sok kepintaran” karena suka ngirimin sms hikmah, hadis atau terjemahan qur’an, hingga membuat aku “stop” melakukan itu. Namun itu hanyalah pendapat sepihak, orang-orang yang sering mendapat kiriman sms malah menanyakan “ kok nggak sms lagi, apa aku ada salah, maaf ya!”. Ups.. seharusnya aku tak terlalu mendengarkan “respon” itu secara mendalam yang penting kan niatnya. Ssttt.. malahan sekarang yang ngomong gitu jadi “lebih sering” aku kirimin dan kini jadi saling memotivasi ( btw, emang ilmunya lebih buanyak dariku kok.. jd mungkin rada tersinggung karena merasa digurui kali ya he.. he..)

 

Terkadang kita tidak sadar akan apa yang telah kita lakukan ternyata tidak selalu baik walaupun tidak diniatkan untuk berbuat buruk pada orang lain namun dirasakan/ dianggap sebagai tabiat yang jelek dalam pandangan orang lain (paham??). kutahan-tahankan untuk tidak membela diri. Apapun responnya.. tapi banyak juga yang responnya membuatku merasa dibelai, dirangkul, disayangi. Akhirnya aku sadar betapa banyak orang yang meperhatikan dan menyayangi. So, kenapa musti merasa sendirian. Mereka dengan tulus menjelaskan kelebihan dan kekurangan menurut pandangan mereka masing-masing. Duh.. dunia menjadi lebih indah, beban menjadi lebih ringan.

 

Wajarlah kalau aku merasa sendirian karena aku seperti menciptakan dunia sendiri yang tak tertembus mereka disekitarku. Seorang teman menyatakan bahwa aku sering kali nggak “ care “ sama temen deket, lebih sering mentingin orang lain ( friend’s jealousy). Iya.. iya.. aku paham-lah. Aku tidak boleh merasa cukup menjadi baik sendirian tapi harus bisa mengajak serta orang yang disekitarku. Belajar menghilangkan “keakuan” ku. Ada banyak perasaan yang harus dijaga kondisinya. Aku tidak bisa selalu menuntut untuk diperhatikan, dipahami segala kekurangannya tapi juga harus lebih banyak membaca keadaan disekitar.

 

Pesen dari temenku bahwa kita tidak akan benderang jika hanya hidup dibawah 1 lilin, hiduplah diterangi banyak sumber cahaya. Tiap orang mempunyai pendapat yang berbeda dalam merespon sesuatu. Maksudnya?? Yah.. jangan terbuai dengan satu kata orang yang menyanjung kita. Siapa dan bagaimana kita ditentukan oleh banyak pihak bukan oleh satu pihak saja. Boleh jadi diluaran kita dikenal sebagai pribadi yang manis, baek ati dan sopannya nggak ketulungan tapi keluarga kita sendiri merasa “mual” melihat tingkah laku kita yang sering menyakiti perasaan anggota keluarga kita sendiri (Amit-amit jangan nyampe deh berkepribadian amphibi)

 

Oleh karena itu, aku mencoba melihat diriku dari berbagai sisi dan lihat apa yang terjadi… banyak hal baru yang akan kita temukan. Baru aku ketahui bahwa secara tidak sadar ada beberapa hati yang “merintih” menginginkan aku ada pada suatu masa dengan sebuah kepedulian namun aku “don’t care” aja, ada beberapa hati yang ingin “lebih dekat” dan turut serta dalam langkah namun aku tak pernah menangkap sinyalnya, ada beberapa jiwa yang sedih tak terperhatikan karena terlalu sibuk dengan urusanku sendiri, sebagian menginginkanku meluangkan waktu untuk sekedar “sharing” mendengarkan satu bentuk keluh kesah perasaannya, sebagian menganggap aku terlalu menutup diri, dingin, cuek dan sejenisnya (Afwan, ni pendapat seorang –cowok- tapi kata mas Thomas Jefferson dalam perkara prinsip berdirilah seperti batu karang meskipun belum mapan pemahaman agamanya yang penting berusaha untuk mengamalkan). Itulah sedikit respon dari mereka.

 

Selanjutnya, lihat apa yang terjadi…. Mereka jauh lebih manis dari pada biasanya, kata “sayang dan persaudaraan” jadi lebih sering didengarkan. Duh.. senengnya!! Tiba-tiba terbangun suasana baru, tidak terdefinisi. Ah.. bolehlah kalau aku terus menerus minta dikoreksi begini biar tambah akrab ukhuwahnya. Komunikasi tu penting.. puentiinggg buangettt!! banyak hal kecil mengenai cela diri -yang tidak pernah kita ketahui- terungkap jua. Di coba deh.. !!

 

Akulah pribadi yang tertutup itu, yang mencoba membuka diri untuk dikomentari. Bahkan blog ini pun tak banyak teman  yang kuberi tahu paling bisa dihitung dengan jari sebelah tangan. Aneh!!! Now, I try to be a true friend for others, if not why should I live??

 

Gk semua bunga bisa jd lambang cinta, tapi mawar bisa.Gk smw pohon bs bdr klo kehabisan air, tapi kaktus bisa. Gk semua org bs jd sahabat yg baik, tapi aku yakin kalian bisa….

 

Saat jiwa terluka.. saat hidupku hampa

Semua telah terjadi disini tanpa kalian

Saat aku dapatkan kedamaian di hati

Semua mimpi burukku terjadi

Tak bisa terlukisakan di hatiku

Teriris sangat perih.. tak ingin kuingkari kegelapan ini

Aku memang tak bisa bertahan dan tegar

Tanpa kalian dekat denganku

Aku hanya sosok manusia yang lemah

Tanpa kalian di sini.. ( Potongan lagunya Siti NuRHALIZA)

 Can’t help to say I need All Of U..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: