Oleh: niadp | Agustus 1, 2008

Aku Makin Cantik Hari ini, Besok dan Seterusnya

 

 

Hari ini aku makin cantik, lebih cantik dari kemarin, dari kemarinnya lagi, dari kemarin-kemarinnya lagi, demikian kata mbak Azimah Rahayu dalam bukunya “Hari ini Aku Makin Cantik”. Nggak Cuma mbak Azi dong…!! Diriku juga ingin makin cantik, tidak hanya hari ini, tapi juga besok dan seterusnya, sampai menua bahkan saat harus mempertanggung jawabkan perbuatan di hari akhir nanti aku tetap ingin selalu cantik.

 

Ketika menatap diri di cermin mungkin tidak begitu cantik secara fisik, namun Allah memberikan kelengkapan fisik, lalu dirikupun tersenyum mensyukurinya dan aku terlihat cantik. Kulihat jeleknya diriku kalau cemberut, ah tidak.. aku ingin terus tersenyum betapapun getirnya hidup, betapapun rumitnya masalah, betapapun mendungnya dunia.

 

Disisi lain, aku bahagia ketika bisa mengendalikan diri, tidak larut dalam marah, tidak meledak dalam emosi tanpa kontrol. Menjadi pemaaf membuat kecerahan wajah tak memudar. Memaklumi segala karakter yang tak selalu berkenan di hati akan membuat dunia tetap indah apapun warnanya. Tak akan cepat tua Insya Allah karena otot-otot jauh dari ketegangan. Terus tersenyum apapun kondisi dan suasana hatinya. Seyum kan merupakan bentuk senam wajah yang simple namun membahagiakan tiap makhluk yang melihat ( makhluk halus termasuk gk ya.. he.. he..)

 

Duh.. pastinya semakin hari aku semakin cantik jika aku mampu mensyukuri segala yang ada didiriku dan mau bersabar atas segala rintangan yang menghalangi atau bersabar di setiap proses menikmati hidup apapun peristiwanya. Dan akan terus semakin cantik dikala akhlak ku pun ikut membaik, menjadi pribadi yang menyenangkan. Tak terbayangkan banyaknya orang yang merindukanku, bukan karena fisik karena rupa ku tak seberapa dan bisa lekang dimakan usia pula. Just skin deep gitu istilahnya.

 

Lalu.. biarkan aku menjadi lebih cantik karena wajah yang ceria, bahasa mata yang bahagia, senyum tulus menjadi sedekah, tutur  kata ramah tanpa amarah, bercanda pada siapa saja. Cantik.. cantik sekali diriku, dirimu dan semuanya. Setiap raga kan betah berlama-lama bersama kita Ukhti. Tak masalah tak secantik Miss Universe tapi Insya Allah cahaya Mara’tus Soliha lebih baik dari sekedar seutas wajah Miss Universe apalagi mimisan🙂

 

Tak ingin menjadi jelek lagi, apalagi lebih jelek dari kemarin, kemarinnya lagi dan kemarin kemarinnya lagi. Kira- kira gitu ya Mbak Azi?? Bukunya menginspirasi diri untuk mensyukuri setiap nikmat Allah. Kurang lebihnya, kini diriku-pun merasa semakin hari semakin cantik. Narsis buangettt kedengarannya, tapi gk pa pa lah ya because I just Learn to Love My Self, Learn to proud to be my self.. rasanya sah-sah aja deh. Meskipun aku tak sempurna, tapi paling tidak aku bangga menjadi diriku sendiri. Meskipun orang tak menganggap aku cantik, tapi aku tetap bersyukur dengan keadaanku.

 

Allah, izinkan aku menjadi cantik tanpa harus bersusah-susah memoles wajah, tanpa harus capek-capek permak sana-sini. Allah, izinkan lah aku menjadi cantik namun tetap dalam syari’at-Mu. Aminnn

 

mEngaPa kita mengeluhkan sengatan lebah dan lupa manisnya madu??

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: