Oleh: niadp | Mei 2, 2008

Serba-Serbi Muslimah

Tampil Menarik, Cantik Alami tanpa harus mahal

Tiap wanita ingin tampil sempurna cantik lahir batin. Semua hal bisa saja ditempuh demi memuaskan diri memenuhi keinginan itu. Buktinya, praktek bedah plastik buat permak penampilan gk pernah tutup tuch.. berhubung konsumennya selalu berdatangan. Emang sih.. kalau kita memperhatikan diri di cermin ada aja kurangnya. Yang hidungnya kurang mancung seperti Mulan Jameela, tubuhnya gk sebagus catherine Wilson, wajahnya tak semanis Dian Sastro dan seabrek kekurangan lainnya. Punya jerawat satu aja nangisnya seminggu, naik sekilo aja puasanya sebulan, kulit agak item dikit aja pake whitening satu kontainer ( he..he.. biar seru memang harus dilebih-lebihkan). Yah namanya juga wanita. Tiada pernah habis jika harus bercerita tentang wanita..

Kakakku pernah bilang kalo wanita itu gk perlu cantik yang penting menarik. Istilah kerennya “ charming “. Karena memang tidak semua wanita dilahirkan cantik maka alternatifnya ya tampil menarik itu. Lho.. bukannya gk diperbolehkan menarik perhatian? Yupp.. yang penting tetep syar’i dan terhindar dari tabaruj (dandan berlebihan). Tampil menarik bisa dengan keserasian pakaian. Apalagi buat seorang jilbaber tu puenting banget. Butuh sedikit seni memadu-padankan antara pakaian dengan jilbab yang dipake, sampe dengan kaos kaki dan manset. Jangan sampe deh dibilang kue lapis berjalan karena warna yang kontras abis. Benerlah kata guruku “Life Without Literature is Dusty”. Hidup ini memang butuh seni biar lebih indah. Yang jelas kesan pertama itu datang dari penampilan. So, wajar-wajar aja jika wanita berusaha berpenampilan modis dan bergaya. But anyway, gk harus mahal kok. Yang penting nyaman dipake dan serasi ajah. Sederhana tapi berkesan. Beli baju juga gk usah di budget in yang setinggi langit. Maunya yang –branded- semua, padahal gk da yang nanyain. Aku aja sering banget di katain sodara-sodaraku berselera rendahan. Dengan teganya mereka bilang “ kalo di total dari atas sampe bawah kayaknya nggak nyampe 100 ribu tuh!”. Idih biarin.. yang penting kan tetep enak dipandang. Kalo orangnya manis tetep aja manis (mulai deh narsis lagi!)Aku memang lebih banyak menutup mata dan telinga kalau ditawari pakaian yang harganya ‘wah’. Lagian mo kemana? Mo diliat siapa? Malah susah coz takut kotor dsb. Gpp deh,, sampe sekarang juga belum ada yang complain kok. Lebih nyaman di hati karena jika rusak atau kotor gk sedih-sedih amat. Tapi harus proporsional jika memang dibutuhkan gk masalah kok pake baju mahal. Yang penting jangan diletakkan di hati biar gk terkesan menunjukkan kesombongan.

Terus pernak-pernik lainnya disebut kosmetik. Nih dia senjata yang sering digunakan untuk menutupi segala kekurangan secara fisik wanita. Mulai dari pondation, moisturizing, hand and body lotion, compact powder, lipstick, eye shadow, blush on dan lain-lain. Tiap wanita memang ingin tampil cantik tapi mudah-mudahan bukan karena ingin dibilang cantik yach!. Sebenernya kita nggak harus pake semuanya kok.. karena kalo sudah terbiasa dengan polesan kosmetik setiap hari, jatuhnya gk natural. Kita akan kehilangan muka asli dan sangat bergantung pada “pernak-pernik” itu. Pas tampil tanpa make up keliatan pucat pasi, nggak fresh. Ah.. nggak deh, biarkan wajahmu terbebas dari polusi kosmetik. Lihatlah fenomena artis ibu kota yang rela mengeluarkan anggaran fantastik demi permak penampilan fisiknya. Mereka sudah sangat ketergantungan sekali. Kalau lepas dari make up jadinya gk Pe-De.

Pada dasarnya seorang muslimah bisa kok tampil menarik tanpa harus mahal. Kuncinya ada di kepribadian dan tampil apa adanya. Walau penampilan biasa saja, tapi kalau berkarakter, mempunyai wawasan yang luas, enak diajak ngomong, rendah hati dan tidak sombong dijamin semua orang akan betah dekat dengan kita. Jika kita tidak bisa menguasai orang lain melalui materi, maka kuasailah mereka dengan keceriaan wajah. Kecantikan dari dalam (inner beauty) terpancar dari pribadi yang mempesona.Beberapa kiat agar menjadi muslimah yang cantik:

ü Cerdas

Cerdas tercermin pada muslimah yang mandiri dan bisa menjadi solusi dan sangat meminimalisir ketergantungan pada orang lain. Cerdas berarti bijak dalam menghadapi masalah, mempunyai wawasan yang luas baik itu berupa ilmu agama dan ilmu dunia.

ü Amanah

Kuncinya adalah kejujuran. Kejujuran adalah gerbang membangun kredibilitas diri. Bagaimana kita bisa menjadi bagian dari dakwah jika omongan kita tidak bisa dipercaya.

ü Tegas

Tegas dan galak beda gk ya?! Ya beda dunk! Ketegasan mempertahankan prinsip diperlukan seorang muslimah. Walaupun seorang muslimah lebih pas dengan sikap yang lemah lembut namun ketegasan diperlukan untuk menyelesaikan berbagai persoalan, terutama menyangkut akidah. Untuk kasus ketegasan ini sendiri aku sering banget dibilang ‘galak atau sombong’, meskipun I never intend to..Swear deh. Tapi penting biar orang respect sama kita. Karena orang akan memperlakukan kita sebagaimana kita berlaku. Aku punya banyak temen laki dan rata-rata mereka respect dan sangat berhati-hati dalam bergaul denganku. Meski aku tahu gimana mereka berlaku pada yang lain, tapi tidak denganku. Kadang-kadang sampe ngerasa gk enak sendiri. Sepertinya mereka bener-bener ngerasa non-muhrim sama aku. “ Eh.. tangannya kesana dikit aku mo ambil pena nih, nti tangannya kena, kita kan non muhrim” gitu contohnya. It’s nice Pal.

ü Impressive ( Mengesankan)

Gk musti menor dan mewah untuk tampil impressive karena kesan fisik mudah terhapus waktu. Membangun citra diri (image) sebagai muslimah berkepribadian baik Insya Allah lebih mengesankan karena kebaikan akan membangun citra islam yang baik.

ü Kuat Iman

Tiada yang sempurna di dunia ini. Tiap kita tak lepas dari khilaf dan salah. Bagaimana kita menyikapi khilaf? Disitulah iman memainkan perannya. Iman yang kuat adalah ia mampu memelihara rasa malu. Segala tutur kata dan tindak tanduk terkontrol dengan baik. Semakin berkurang iman, maka makin berkurang pula malunya.

However, nyantai aja Neng! Gk usah memberati diri. Ketahuilah bahwa nilai seseorang itu terletak pada kesucian moral dan kepribadiannya bukan pada kecantikannya. Justru kita harus selalu menjaga kecantikan diri agar tidak menjadi fitnah karena jika tidak hati-hati akan menjadi biang masalah. Pribadi yang indah akan membuat diri kita menjadi indah dengan atau tanpa make up. Makin kita menjaga kehormatan diri dan keluarga Insya Allah akan diberikan-Nya karunia terbaik di dunia dan di akhirat. Jika ingin menjadi wanita solehah harus banyak belajar dari lingkungan sekitar dan orang-orang yang kita temui. Kita juga bisa mencontoh isteri Rasul seperti Aisyah yang terkenal dengan kecerdasannya sehingga nantinya bisa dijadikan gudang ilmu bagi suami dan anak anaknya.

Banyak wanita bisa sukses, tapi tidak semua bisa menjadi solehah. Tidak rugi bagi kita untuk terus menjaga sikap saat berinteraksi dengan lawan jenis yang bukan mahramnya. Kecantikan hakiki tercermin dari hati yang bersih, tergambar dari akhlak yang mulia, terbentuk dari kecerdasan akal.

Allohumma Akhsanta Kholqi Faakhsin Khuluqi : Ya Allah Engkau Telah memperindah ciptaan diriku, maka perindahlah akhlakku…

(Written By Nia- at early morning)


Responses

  1. assalamu’alaikum….
    subhanallah smoga ap yg tertulis dsni dpat memebrikan sebuah pencerahan untuk para muslimah,bahwa cantik itu tak msti dihiasi dgan make-up..bkankah bermake-up yg berlebihn itu bsa menimbulkan tabbaruj???tp cantik itu msti dihiasai dg akhlak yg baik…insya allah bila akhlak kta baik cantik yg hakiki akn kt dpatkan,,,,
    jazakallah khoir wassalamu’alaikum

  2. assalamu’alaikum….

    Saya adalah mualaf bali.semoga yg tertulis dsni
    dapat memberikan manfaat yang besar bagi kaum muslim.

  3. 🙂 semoga memberi manfaat bagi yang baca.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: