Oleh: niadp | Mei 1, 2008

Do’a ku

Doa Seorang Muslimah

Tuhanku.. aku berdo’a untuk seorang pria

Yang menjadi bagian dari hidupku

Seseorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segalanya

Seseorang pria yang meletakkanku di posisi kedua

Dihatinya setelah Engkau

Seorang pria yang tidak hidup untuk dirinya sendiri

Tapi juga untuk-Mu

Wajah ganteng dan daya tarik fisik tidaklah penting

Yang penting adalah hati yang sungguh-sungguh mencintai-Mu

Dan ia haruslah tau bagi siapa dan untuk siapa ia hidup

Sehingga hidupnya tidaklah sia-sia

Seseorang yang memiliki hati bijak

Bukan hanya otak yang cerdas

Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku

Tapi juga menghormatiku

Seorang pria yang tidak hanya memuja

Tapi juga menasehatiku ketika aku salah

Seseorang yang mencintai bukan karena kecantikanku

Tapi karena hatiku

Seorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku

Dalam setiap waktu dan situasi

Membuatku merasa sebagai wanita ketika disebelahnya

Aku tidak meminta yang sempurna

Tapi aku meminta seseorang yang tidak sempurna

Sehingga aku bisa membuatnya sempurna di mata-Mu

Seorang pria yang mebutuhkan dukunganku

Sebagai peneguhnya

Seorang pria yang membutuhkan do’aku untuk kehidupannya

Dan aku juga meminta

Buatlah aku menjadi perempuan yang dapat membuat pria itu bangga

Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintai-Mu

Sehingga aku dapat mencintainya dengan cinta-Mu

Bukan dengan sekedar cintaku

Berikan sifat-Mu yang lembut

Sehingga kecantikanku datang dari-Mu

Bukan dari luar diriku

Berilah aku tangan-Mu sehingga

Aku selalu mampu berdo’a untuknya

Andai kita berbesar hati dan mau mencerna

Tuhan punya alasan tersendiri yang sukar dimengerti

Yang pasti.. jika kita kehilangan cinta

Kita harus percaya.. ketika Dia mengambil sesuatu

Ia telah siap memberi yang lebih baik

Menunggu….!! Itu suatu pilihan

Walaupun suami yang ditunggu tidak semulia Muhammad

Tidak setaqwa Ibrahim atau segagah Musa

Apalagi stampan Yusuf

Tapi setidaknya.. suamimu adalah pria akhir zaman

Yang bercita- cita membangun keturunan yang sholeh

Mengapa menunggu??

Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan

Kita tidak ingin tergesa-gesa

Walaupun kita ingin cepat. Kita tidak ingin sembarang

Walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita inginkan

Kita tidak ingin kehilangan jati diri dalam proses pencarian itu

Tentunya.. tetap lebih baik menunggu orang yang tepat

Orang yang mencintai dan dicintai

Ketimbang memaksa dan memuaskan diri dengan apa yang ada

Karena.. hidup ini terlalu singkat

Untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah

Haruskah tetap menunggu??

Jawabnya ada pada diri kita

Pastinya,, menunggu mempunyai satu tujuan

Yang mulia dan misterius

Menguji kadar iman dan taqwa

Belajar meniti sabar dan ridho

Tak perlu mendamba yang benar-benar bersahaja

Karena memliki suami yang tak cela

Justru kamu akan tersentak dari alpa

Kamu bukanlah khodijah yang begitu sempurna dalam menjaga

Kamu hanyalah wanita biasa yang terus berusaha menjadi soleha

Pada akhirnya.. cintayang agung terus bertambah selam kehidupan

Banyak hal yang indah…

Memang memerlukan waktu yang tak singkat

Dan penantian yang tak pasti

Akan tetapi.. walaupun menunggu

Membutuhkan pengharapan

Namun tetap menjanjikan satu hal

Mari kita kembalikan kepada-Nya

Dia Maha Pengatur menuntut kita untuk selalu bersabar

Lagi-lagi untuk sebuah alasan.. entah apa…

Note: tulisan ini nyontek tapi gk tau punya siapa. afwan ya mbak dicontek tulisannya😀


Responses

  1. hmmm……………….sabar ya, ntr saya jemput pede😀

  2. ana siap…
    contact me, please for ta’aruf….
    ana tidak mau menunggu lebih lama lagi…
    anti siap?
    dr:
    Abdullah Ummamu As-Salafy
    Tegal-Jateng
    loavedroz@yahoo.co.id
    08812412925


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: