Oleh: niadp | April 17, 2008

KAPAN Mo BiLaNg CINTa??

Suatu hari aku dikejutkan dengan satu sms yang kira-kira isinya begini “Mo sampe kapan gk pacaran, nanti jadi perawan tua lho..!! klo ada yg suka gimana?” Deg.. jantungku berhenti sejenak ( ya.. jangan lama-lama berhentinya, cukup sejenak saja). Sedikit beristighfar dan berdo’a semoga gk bener-bener jadi “perawan tua” itu. Twenty-One Years Old.. bukankah masih tergolong muda dan masih terbilang usia dini untuk sebuah kedewasaan, bahkan banyak yang usianya jauh lebih tua dariku dan still single tapi enjoy aja tuh.

Oh God… entah karena aku yang terlalu sensi atau memang sudah masanya telah tiba. Sepertinya segala hal yang dibicarakan seolah menyindir aku, menyindir kesendirianku, kesendirian yang selalu aku banggakan bahwa aku tetap bisa survive dengan kesendirianku. Kalau boleh sedikit flash back, dari dulu aku memang begini, mulai dari SD, SMP, SMA sampe sekarang tetap saja aku menganggap “pacaran” sebagai hal yang tabu. Orang tuaku melarang aku melakukan aktivitas itu dan aku bahagia bisa melakasanakan amanahnya. Jauh sebelum aku tahu larangan pacaran dalam Islam tak pernah terpikir untuk punya hubungan special dengan seorang cowok. Terserahlah jika aku harus di cap kuno, kuper atau sok jual mahal ( logikanya, cewek mana sih yang mau dibilang murahan?)

“ Don’t make your feeling dominate your rationality” ini nih statement yang aku hapal banget. Mo pacaran ato gk?? It’s all depend on you to decide. Timbang aja mana yang paling banyak memberi manfaat buat kita. Kalau aku sendiri sih… memang prefer to rejected than accepted. Why?? Karena menurutku mau beribu-ribu pacar yang kita punya tetap aja gk semuanya bisa dijadikan pendamping, hanya satu saja. Nah.. kenapa kita tidak mencoba bersabar menunggu yang “ satu ‘ itu. “ Orang yang jatuh cinta tidak akan masuk surga kecuali jika ia bersabar dan menjaga kehormatan diri (iffah) karena Allah dan menyimpan cintanya karena Allah (HR.Ibnu Abbas). Gk pacaran bukan berarti merasa tinggi, sok suci dan menutup diri lho… Rasul bersabda: “ seorang wanita yang penuh barokah dan mendapat anugerah Allah adalah yang maharnya murah, mudah menikahinya dan akhlaknya baik. Namun sebaliknya, wanita yang celaka adalah yang mahal maharnya, sulit menikahinya dan buruk akhlaknya.

Tentang siapa jodoh kita?? It’s really The Invisible Hand Authority. just believe that Allah will never sleep. Berdo’alah untuk mendapatkan yang terbaik dalam pandangan Allah bukan sekedar keinginan kita. Seperti kata Maria dalam film ayat-ayat cinta : bahwa sungai nil dan mesir itu jodoh. Betapa senangnya bertemu dengan jodoh yang dikirimkan Tuhan dari langit. Setiap orang akan bertemu dengan sungai nil- nya masing-masing. Besar harapan bahwa sungai nil itu adalah sungai yang bersih, bebas limbah dan belum terkontaminasi polusi ( betul khan??).. Al Hubbu Fillah Wa Billah🙂 Trust Me


Responses

  1. Setuju, semoga mendapatkan terbaik dalam ridho Allah.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: